Jumat, 08 Mei 2009

PUPUK CAIR ORGANIK


PENGGUNAAN PUPUK CAIR ORGANIK

Pupuk Cair Organik berguna untuk merendam benih sebelum ditanam/disemai. Perendaman ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan tunas. Bagi tanaman dewasa, pupuk cair organik sangat bermanfaat sebagai alternatif sumber hara disamping untuk meningkatkan kekebalan dan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit. Pupuk cair organik teruji ramah lingkungan. Aman digunakan bagi tanaman sayur dan buah semusim.

Penggunaannya hanya dengan mengencerkan 1/2 - 1 sdt pupuk cair organik dengan sekitar satu liter air bersih (dari berbagai sumber), aduk rata. Gunakan larutan ini untuk :

  1. merendam benih, sebelum benih tersebut disemai atau ditanam. untuk benih-benih yang berukuran sangat kecil seperti selada, seledri, berbagai sawi, bayam, dsb., letakkan benih-benih tsb. pada nampan plastik atau sejenisnya, lalu semprotkan larutan diatas, kemudian angin-anginkan tanpa sinar matahari. ulangi ketika biji telah kering. lakukan begitu seterusnya hingga sekitar 7 jam. selanjutnya tebarkan benih-benih tsb. pada persemaian dengan media tanam kompos : pasir : tanah = 1 : 1 : 1. sekitar 5 - 7 hari pindahkan tanaman tsb. pada lahan budidaya, dapat pot/polibag, halaman, kebun, sawah, dst.
  2. sumber nutrisi organik bagi tanaman dengan menyiramkankannya. larutan tsb, dapat diencerkan 2-3 kalinya dan penyiraman tidak perlu tiap hari, cukup 1 - 2 kali dalam seminggu. tapi tanaman sayur buah tetap harus dilakukan penyiraman dengan air setiap pagi sekitar pukul 07.00 dan sore hari setelah pukul 16.00.

Pemeliharaan tanaman dengan unsur hara lain tetap harus rutin dilakukam seperti pupuk kompos, aneka pupuk kandang, pasir malang, dsb. agar didapat hasil yang optimal yang tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan tanaman itu sendiri.